DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI — Tumpukan sampah kembali terlihat berserakan di bahu jalan Pusaka, tepatnya di belakang kawasan Perumahan Muslimin, Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan.
Pantauan pada Rabu pagi, 7 Oktober 2026, menunjukkan sejumlah sampah kembali menumpuk di lokasi yang sebelumnya telah dibersihkan.
Terpantau tak cuma sampah rumah tangga yang terserak di bahu jalan aspal di kawasan sepi tersebut. Juga ada ban-ban bekas hingga tabung televisi bekas.
Meski jumlahnya tidak sebanyak kondisi sebelumnya, sampah masih terlihat berserakan di sejumlah titik di sekitar jalan aspal tersebut.
Selain sampah rumah tangga, di lokasi juga terpantau sejumlah barang bekas, di antaranya ban bekas dan komponen besi atau kendaraan yang sudah rusak.
Padahal, kawasan tersebut bukan merupakan tempat pembuangan sampah. Jalan Porsaka merupakan jalan aspal yang menjadi akses tembus antara Jalan Usaha dan Jalan Abadi.
Lokasi yang relatif sepi tersebut sebelumnya memang sempat terlihat seperti tempat pembuangan sampah sementara.
Kondisi itu kemudian mendapat perhatian setelah dilakukan pembersihan dan dipasangi papan atau panel imbauan larangan membuang sampah sembarangan.
Bahkan, beberapa waktu lalu sempat ada warga yang kedapatan membuang sampah di lokasi tersebut.
Peristiwa itu kemudian ditindak dengan memberikan sanksi berupa pembuatan lubang atau tindakan lain sesuai penanganan di lapangan sebagai bentuk teguran agar tidak kembali membuang sampah sembarangan.
Namun, setelah beberapa waktu bersih, sampah kembali terlihat di kawasan tersebut.
Seorang warga, Arman, mengaku terkejut melihat kondisi lokasi yang kembali dipenuhi sampah.
Ia berharap seluruh pihak ikut menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak menjadikan bahu jalan sebagai tempat membuang sampah.
Menurutnya, sampah yang berserakan tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan dan lingkungan apabila dibiarkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut, Gusti Dwi Erzandi Kasuma, sebelumnya mengingatkan pentingnya keterlibatan bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menegaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan dan kebersihan.
Namun kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya juga menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan.
Upaya menjaga kebersihan, kata dia, perlu dilakukan secara bersama-sama agar lingkungan tetap bersih dan nyaman.
(derapwaktu.com/roy)
Komentar (0)