DERAPWAKTU.COM, SAMPIT – Suasana dini hari di sekitar SMAN 1 Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mendadak berubah mencekam.
Kobaran api membakar salah satu bangunan sekolah hingga ludes, Minggu (27/9/2026) dinihari.
Penuturan warga di wilayah setempat, api diketahui berkobar pada dini hari. Informasi awal yang diterimanya menyebutkan kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 02.45 WIB.
“Api berkobar dini hari. Satu bangunan sekolah ludes terbakar,” ujar Puji, warga Sampit, menyampaikan informasi kepada derapwaktu.
Setelah api membesar, masyarakat sekitar berdatangan ke kompleks sekolah. Warga bergotong royong membantu proses pemadaman bersama petugas pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi.
Kebakaran terjadi di SMAN 1 Cempaga yang berada di Jalan Tjilik Riwut Km 28, Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kotim, Kalimantan Tengah.
Sekolah tersebut berada tidak jauh dari jalur nasional yang menghubungkan Sampit dengan Palangka Raya. Jaraknya sekitar 30 kilometer dari Sampit, ibu kota Kotim.
Dalam kejadian ini, tidak ada laporan korban. Sementara kerugian material untuk sementara diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Mengenai bagian bangunan yang terbakar, jumlah kerusakan secara keseluruhan, serta penyebab kebakaran, masih menunggu pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.
Penyebab munculnya api hingga kini juga belum diketahui. Petugas masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan sumber api serta kronologi lengkap kebakaran.
Kebakaran tersebut menjadi perhatian warga sekitar mengingat bangunan yang terbakar merupakan fasilitas pendidikan yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Cempaga.
(derapwaktu.com/roy)
Komentar (0)