DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Penanganan dugaan aksi begal payudara terhadap seorang perempuan muda di Desa Jilatan, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, berlanjut ke tingkat Polres.

Terduga pelaku yang sebelumnya diamankan warga telah diserahkan kepada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tala untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Batu Ampar, Iptu Eko Riyanto, membenarkan perkembangan tersebut saat dikonfirmasi, Minggu (1/11/2026).

Ia menyampaikan, penyerahan terduga pelaku kepada jajaran Reskrim Polres Tala telah dilakukan Sabtu (31/10/2026) malam.

"Tadi malam sudah diserahkan ke Reskrim Polres untuk tindak lanjut selanjutnya," ungkap Eko melalui pesan singkat.

Eko mengatakan belum dapat memberikan keterangan lebih jauh mengenai peristiwa yang menghebohkan warga Desa Jilatan tersebut. Namun, ia memastikan kejadian itu telah dilaporkan kepada Kapolres Tala.

Ia juga menyebut adanya informasi mengenai riwayat terduga pelaku yang pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum.

Meski demikian, informasi mengenai riwayat perawatan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai kondisi maupun pertanggungjawaban hukum yang bersangkutan. Hal itu memerlukan verifikasi dan pemeriksaan oleh pihak berwenang.

Sebelumnya, Kepala Desa Jilatan, Akhmadi, membenarkan adanya dugaan aksi begal payudara yang memicu keresahan warga. Korban diketahui seorang perempuan muda berstatus orang tua tunggal.

Menurut informasi yang diterima kepala desa, terduga pelaku bukan warga setempat. Lelaki muda tersebut disebut tinggal bersama sang ibu di sebuah pondok kawasan kebun karet di perbatasan Desa Jilatan dan Desa Tajau Pecah.

Warga yang mengamankan terduga pelaku kemudian menyerahkannya kepada polisi.

Kini, penanganan perkara berada di tangan Satreskrim Polres Tala. 

Kepastian kronologi, dugaan tindakan yang dialami korban, serta status hukum terduga pelaku masih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian.

(derapwaktu.com/banyulangit)