DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Sebuah kandang ayam yang sedang tidak berisi ternak di Desa Kunyit, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, dilalap api pada Selasa (28/7/2026) malam.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun mengancam permukiman warga, kebakaran itu menghanguskan sebagian besar bangunan kandang dengan kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.35 Wita. Tim Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Tanah Laut yang menerima laporan langsung mengerahkan armada menuju lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar 20 menit kemudian sebelum menjalar lebih luas.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Tanah Laut, Totom Wahyudi, Rabu (29/7/2026), mengatakan laporan awal yang diterima petugas menyebutkan terjadi kebakaran rumah.
Namun, setelah dilakukan pengecekan di lokasi, objek yang terbakar ternyata merupakan kandang ayam.
"Kandang itu masih aktif digunakan, tetapi saat kejadian sedang kosong karena baru selesai dibersihkan oleh pemiliknya. Lokasinya juga berada cukup jauh dari permukiman sehingga tidak mengancam rumah warga," kata Totom.
Ia menjelaskan, bangunan kandang berukuran sekitar 20 meter x 7 meter mengalami kerusakan sekitar 60 persen. Dugaan sementara, api berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merembet ke bangunan kandang.
Dalam proses pemadaman, Damkar Tanah Laut mengerahkan tiga unit armada yang didukung personel TNI, Polri, Damkar Sektor Bajuin, serta sejumlah relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK). Berkat penanganan cepat, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke area lain.
Totom mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama pada musim kemarau. Menurutnya, kelalaian kecil dapat memicu kebakaran yang menyebabkan kerugian material, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)