DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang ibu dan anak di Jalan A Yani, Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, Kamis (6/8/2026), menyisakan duka mendalam bagi warga setempat.
Ini karena kedua korban diketahui merupakan warga Desa Asam-Asam.
Kepala Desa Asam-Asam, Muhammad Muhid, membenarkan bahwa korban adalah warganya.
Menurutnya, kecelakaan terjadi di wilayah RT 12, Dusun III, tepatnya di sisi Jembatan Dua atau yang lebih dikenal warga sebagai Jembatan Panjang, tidak jauh dari lapak pedagang es kelapa.
"Lokasinya di RT 12 Dusun III, di sebelah Jembatan Dua atau Jembatan Panjang, dekat tempat orang jualan es kelapa. Orang menyebut Sungai Banta,," ujarnya.
Muhid menuturkan, pada laka itu korban (ibu) meninggal di lokasi kejadian akibat benturan yang sangat keras.
Sementara si anak sempat mendapatkan pertolongan dan dilarikan ke sebuah klinik swasta di Desa Asam-Asam, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
"Ibunya meninggal di tempat, sedangkan anaknya meninggal saat mendapatkan penanganan di klinik swasta di desa," katanya.
Ia menjelaskan, lokasi kecelakaan berada di ruas jalan nasional yang relatif sepi karena jauh dari kawasan permukiman warga.
Kondisi tersebut membuat tidak banyak warga yang menyaksikan langsung detik-detik tabrakan.
"TKP memang jauh dari permukiman, daerahnya cukup sepi," ungkapnya.
Muhid mengaku sangat berduka atas musibah yang menimpa warganya itu.
Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi dan penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dengan sebuah mobil double cabin tersebut.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)