DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Kebakaran yang melanda kawasan Trans Telaga Sungai Baru RT 12, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Sabtu (25/7/2026) malam, meninggalkan kerugian material yang cukup besar.
Data pada Satpol PP dan Pemdam Kebakaran Tala, nilai kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar.
Kobaran api meluluhlantakkan satu unit rumah dan sebagian besar kandang ayam milik warga.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut, Totom Wahyudi, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 20.44 Wita dari pemilik bangunan, Suwito.
Begitu menerima laporan, personelnya langsung bergerak ke lokasi dengan menyiapkan APD dan peralatan pemadaman.
"Setelah melakukan asesmen, petugas segera melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan," kata Totom, Minggu (26/7/2026).
Ia menjelaskan, objek yang terbakar meliputi sebuah rumah berukuran 6 x 5 meter yang hangus 100 persen serta kandang ayam berukuran sekitar 120 x 12 meter yang mengalami kerusakan sekitar 70 persen.
Besarnya luas bangunan yang terbakar membuat nilai kerugian membengkak. Berdasarkan pendataan sementara, total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai dua miliar.
Namun nlminal kerugian dikatakanya masih bersifat sementara. Bisa berubah mengikuti hasil pendataan lebih lanjut.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 20.44 hingga 21.44 Wita.
Tiga unit mobil pemadam diterjunkan, terdiri dari dua unit Damkar Pos Pelaihari dan satu unit Damkar Pos Takisung.
Penanganan kebakaran juga melibatkan personel BPBD, Babinsa, relawan BPK Arisa, serta anggota Damkar dari Pelaihari, Takisung, Bati-Bati, dan Kurau yang bekerja sama mencegah api merembet ke bangunan lain.
Meski sempat dihadapkan pada kendala angin yang cukup kencang, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)