Korban diketahui merupakan warga di wilayah Kecamatan Bati-Bati yaitu MH (19).
Kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.20 Wita. Informasi awal di lapangan menyebut korban diduga mengalami kecelakaan tunggal.
Saat relawan tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tak bemapas lagi.
Yanti, warga Pandahan yang ikut mengetahui penanganan kejadian tersebut, mengatakan informasi yang diterimanya dari lapangan diperkirakan korban menabrak tiang di sekitar lokasi kejadian.
“Info di lapangan laka tunggal. Pas kami ke sana korban sudah meninggal,” ujar Yanti saat dikonfirmasi, Minggu pagi.
Menurutnya, terdapat tiang listrik dan tiang telekomunikasi di sekitar lokasi yang diduga berkaitan dengan kecelakaan tersebut.
Namun, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penanganan dan pemeriksaan pihak berwenang.
Kecelakaan tersebut terjadi sebelum kabut asap turun di kawasan Pandahan. Karena itu insiden tersebut tidak ada kaitannya dengan kabut asap yang beberapa hari terakhir terus menyelimuti jalan raya A Yani di wilayah perbatasan Tala-Banjarbaru (Pandahan-Pengayuan).
Yanti menyebut, sekitar pukul 02.00 Wita ketika kejadian berlangsung, kondisi jalan raya A Yani di wilayah Desa Pandahan belum diselimuti kabut asap.
“Pas jam kejadian kabut asap belum turun,” papar Yanti yang juga seorang relawan ini.
Usai kejadian, personel Polsek Bati-Bati bersama relawan langsung melakukan evakuasi terhadap korban.
Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kecelakaan ini menambah catatan kewaspadaan bagi pengguna Jalan A Yani, khususnya pada waktu dini hari ketika kondisi jalan relatif sepi dan pencahayaan maupun konsentrasi pengendara menjadi faktor penting keselamatan.
(derapwaktu.com/adh/roy)
Komentar (0)