Salah satunya melalui Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektare sawah yang dipusatkan di lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) BP Pemuda Berkarya, Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan bersama unsur Forkopimda, instansi terkait, kelompok tani, dan berbagai elemen masyarakat.
Mereka melakukan penanaman secara simbolis sebagai tanda dimulainya percepatan masa tanam sekaligus optimalisasi lahan pertanian.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan mengatakan, Kabupaten Tanah Laut ikut berpartisipasi dalam Gerakan Tanam Serempak dengan luas lahan sekitar 25 hektare yang dipusatkan di Kelurahan Pabahanan.
"Pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," ujarnya.
Menurut Ricky, Polri siap mendukung setiap program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian.
"Melalui kolaborasi yang kuat, kami berharap lahan yang telah dioptimalkan ini mampu meningkatkan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan manfaat nyata bagi para petani dan masyarakat Kabupaten Tanah Laut," katanya.
Gerakan tanam serempak tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan lahan secara maksimal. Selain menjaga ketersediaan pangan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.
Warga Pelaihari, Muhammad Arifin, mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur, termasuk Polri, dalam mendukung sektor pertanian.
"Kalau semua pihak kompak seperti ini, petani tentu semakin semangat. Harapan kami program seperti ini terus berlanjut dan dibarengi pendampingan hingga masa panen agar hasilnya benar-benar maksimal," ujarnya.
Senada, warga Kecamatan Bajuin, Nur Aisyah, berharap gerakan tersebut mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus menjaga stabilitas harga hasil pertanian.
"Semoga lahan-lahan yang selama ini kurang produktif bisa dimanfaatkan dengan baik. Harapannya hasil panen meningkat, petani lebih sejahtera, dan kebutuhan pangan masyarakat tetap tercukupi," katanya.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)