Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, Senin (14/9/2026), membenarkan bahwa MDN (23) merupakan tenaga SP3 (Sarjana Pendamping Penggerak Pembangunan), yang kini disebut sebagai Pemuda Pelopor, dan mulai bertugas di Desa Pemalongan, Kecamatan Bajuin, sejak awal 2026.
Rudi mengatakan, pihaknya telah berupaya mendatangi kediaman orang tua MDN di wilayah Kelurahan Pelaihari, Kecamatan Pelaihari. Namun, rumah tersebut dalam keadaan kosong.
Dari informasi yang diperoleh pihaknya, keluarga MDN telah menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk mencari informasi lebih jelas mengenai keberadaan korban.
“Orang tua korban merapat ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk mengetahui informasi yang lebih jelas,” ujar Rudi.
Menurut Rudi, langkah tersebut dilakukan karena proses evakuasi para penumpang Kapal Virgo Transport 8 diarahkan ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Kabar lain yang sedikit memberikan harapan datang dari informasi mengenai perjalanan MDN.
Informasi dihimpun, MDN berangkat dari Jawa menuju Banjarmasin bersama kakaknya.
Kakak MDN telah ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, hingga kini, keberadaan dan kondisi MDN masih belum diketahui.
“Ya, kami juga dapat info seperti itu. Si kakak sudah ditemukan dalam keadaan selamat. Semoga MDN juga segera ditemukan dalam keadaan selamat pula,” kata Rudi.
Kondisi tersebut membuat keluarga dan masyarakat Tanah Laut masih menunggu kepastian.
Apakah MDN telah dievakuasi bersama korban lainnya atau masih berada dalam pencarian, hingga kini belum ada informasi yang dapat memastikan.
Sementara itu, pencarian dan evakuasi penumpang Kapal Virgo Transport 8 masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Derap Waktu terus memantau perkembangan informasi mengenai MDN dan para penumpang lainnya yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
(derapwaktu.com/roy)
Komentar (0)