DERAPWAKTU.COM PELAIHARI – Pengabdian tanpa lelah yang dijalani Koordinator Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pelaihari, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Marliana, kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Ia menerima Penghargaan Penyuluh Agama Inspiratif 2026 dari Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Pusat atas dedikasi, kontribusi, inovasi, dan prestasinya dalam mendukung kemajuan organisasi serta pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan pada rangkaian kegiatan nasional IPARI di Bogor yang berlangsung 7–9 Juli 2026. 

Sertifikat penghargaan diterbitkan pada 8 Juli 2026 dan ditandatangani Ketua Umum IPARI Pusat H Daloh Abdaloh bersama Sekretaris Umum Hj Elvi Anita Affandi.

Alumni IAIN Antasari itu telah mengabdikan diri sebagai Penyuluh Agama Islam sejak 2007. 

Selain menjadi Koordinator Penyuluh Agama Kecamatan Pelaihari, perempuan yang akrab disapa Bu Yana ini juga dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara II Pengurus Pusat IPARI.

Selama hampir dua dekade mengabdi, Marliana dikenal sebagai penyuluh yang aktif melahirkan berbagai program sosial. Ia menggagas bedah rumah bagi warga prasejahtera hingga mengubah rumah tidak layak huni menjadi tempat tinggal yang lebih layak.

Wanita yang dikenal enerjik ini juga aktif

fembina kelompok mualaf, mendirikan majelis taklim, taman pendidikan Al-Qur'an (TPA), serta taman kanak-kanak berbasis keagamaan yang dapat diakses masyarakat secara gratis.

Ia juga konsisten menyalurkan santunan bagi anak yatim, fakir miskin, lansia, dan keluarga kurang mampu. 

Saat bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Tanah Laut, Marliana turut terjun langsung bersama relawan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Sebelumnya, pada 2025, Marliana juga dianugerahi Penais Award 2025 kategori Lifetime Achievement Bidang Pengentasan Kemiskinan dari Kementerian Agama RI sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam membantu masyarakat.

Marliana mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. 

Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan menjadi penyemangat untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, penghargaan ini saya syukuri sebagai amanah sekaligus motivasi agar saya semakin bersemangat menebar kebaikan," ucapnya, Selasa (21/7/2026).

Ia menegaskan keinginannya untuk terus bergerak bersama membantu sesama  yang sedang mengalami kesulitan, baik dari sisi ekonomi, pembinaan keagamaan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia menegaskan, pelayanan kepada masyarakat akan terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

Ke depan di bidang sosial, dirinya akan terus  memperkuat kegiatan tersebut. "Semoga semakin banyak pihak yang ikut bergandengan tangan sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa kita bantu dan rasakan manfaatnya. Bagi saya, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya," tutur Marliana.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari kalangan masyarakat Tanah Laut. Mereka menilai  penghargaan itu layak diterima karena Marliana selama ini dikenal dekat dengan masyarakat dan selalu hadir membantu warga yang membutuhkan.

(derapwaktu.com/dw1)