DERAPWAKTU.COMPELAIHARI – Tingginya minat petani untuk memahami perawatan alat pertanian mewarnai kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar Program Studi Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Alat Berat (TRPAB) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) di Desa Tebingsiring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan. 

Kegiatan bertajuk Pengenalan dan Perawatan Hand Traktor dan Mesin Perontok Padi tersebut diikuti perangkat desa dan anggota Kelompok Tani Harapan Maju, Rabu (18/6/2926).  

Sejak sesi penyampaian materi dimulai, peserta  aktif menyimak dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait permasalahan yang mereka hadapi saat menggunakan mesin pertanian.

Dosen TRPAB Politala, Reza Taufiqi Ivana, menjelaskan materi yang diberikan mencakup prinsip kerja hand traktor dan mesin perontok padi, teknik perawatan berkala, hingga cara mengenali tanda-tanda kerusakan sejak dini.

“Petani sangat antusias. Banyak pertanyaan yang muncul terkait kendala penggunaan alat di lapangan dan bagaimana melakukan perawatan sederhana agar mesin tetap berfungsi optimal,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengabdian yang telah dimulai sejak Maret 2026. Pada tahap awal, tim TRPAB melakukan koordinasi dan pemetaan kebutuhan masyarakat di Desa Tebingsiring untuk mengetahui persoalan yang paling mendesak di sektor pertanian.

Hasil pemetaan menunjukkan bahwa sebagian petani masih membutuhkan pendampingan terkait pemeliharaan alat dan mesin pertanian. 

Tim kemudian menyusun materi pelatihan yang sesuai dengan kondisi lapangan.

Tak hanya memberikan teori, tim juga melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi hand traktor dan mesin perontok padi milik kelompok tani. 

Hasil pemeriksaan ditemukan beberapa komponen yang sudah mengalami keausan serta kondisi pelumas yang kurang memadai.

Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui kegiatan perbaikan.  Petani diajak melihat secara langsung proses perawatan dan penggantian komponen sehingga dapat menjadi bekal saat melakukan pengecekan mandiri di kemudian hari.

Menurut tim pengabdian, keterampilan merawat alat pertanian menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas usaha tani. Mesin yang terawat dengan baik dapat bekerja lebih optimal dan mengurangi risiko kerusakan yang berujung pada biaya perbaikan besar.

Melalui kegiatan ini, Politala berharap hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat semakin erat sekaligus membantu petani meningkatkan kemampuan teknis dalam mengelola alat pertanian yang mereka gunakan setiap hari.

(derpwaktu.com/dw1)