DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI  – Kabar baik bagi warga Pelaihari dan sekitarnya. Pasar murah dengan harga kebutuhan pokok di bawah harga pasaran dipastikan hadir di kawasan Lapangan Pertasi Kencana pada Minggu (21/6/2026) sore besok.

Masyarakat yang berkunjung ke Islamic Expo Tanah Laut 2026 dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. 

Minyak goreng Minyakita dijual cukup muraj, cuma  Rp 30 ribu untuk kemasan dua liter. Padahal di pasaran umum harganya jauh melampaui.

Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, juga menyediakan gula pasir putih. Harganya dibanderol Rp 16 ribu per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan Diskumdag Kabupaten Tanah Laut, Edi Haryadi, mengatakan pasar murah akan dilaksanakan sesuai jadwal mulai pukul 16.30 Wita.

Letak pasar murah yakni di stand bagian UMKM dekat pintu gerbang Lapangan Pertasi Kencana Pelaihari.

"Pasar murah tetap dilaksanakan sesuai rencana pada Minggu sore. Masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Edi, Sabtu (20/6/2026).

Untuk memenuhi kebutuhan warga, Diskumdag menyiapkan stok sebanyak 300 kilogram gula pasir, 480 liter minyak goreng, serta 40 rak telur. 

Stok tersebut disediakan untuk mendukung kegiatan pasar murah yang menjadi bagian dari rangkaian Islamic Expo Tanah Laut 2026.

Menurut Edi, pasar murah merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah daerah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan. Sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

Pelaksanaan pasar murah bertepatan dengan hari terakhir Islamic Expo Tanah Laut 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Laut bersama PCNU Tanah Laut dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. 

Selama beberapa hari terakhir, kawasan Lapangan Pertasi dipadati pengunjung yang menikmati berbagai kegiatan mulai dari pameran pondok pesantren, bazar UMKM, lomba-lomba Islami hingga panggung hiburan.

Rina Marlina, seorang ibu rumah tangga di Pelaihari, mengaku sudah menunggu pelaksanaan pasar murah tersebut.

Ia menilai harga yang ditawarkan cukup membantu menghemat pengeluaran keluarga.

"Kalau harga minyak goreng dua liter Rp30 ribu dan gula Rp16 ribu per kilogram tentu sangat membantu. Saya berencana datang lebih awal supaya tidak kehabisan," katanya.

Hal senada disampaikan Nurhayati. Menurutnya, pasar murah menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.

"Selain belanja, kami juga bisa menikmati suasana Islamic Expo bersama keluarga. Semoga stoknya cukup dan kegiatan seperti ini bisa sering dilaksanakan," ujarnya.

Dengan harga yang lebih rendah dibanding harga pasar dan lokasi yang berada di pusat keramaian Islamic Expo, pasar murah diperkirakan menjadi salah satu magnet pengunjung pada penutupan acara Minggu malam besok.

Sebagai informasi, pasar murah itu lanjutan dari giat serupa Diskumdag Tala pada Jumat kemarin di Desa Sukaramah, Kecamatan Panyipatan.  

Pasar murah di desa tersebut mendapat animo tinggi masyarakat setempat. Warga langsung 'menyerbu' stand pasar murah.

(derapwaktu.com/dw1)

BACA JUGA