DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Proyek pembangunan pedestrian di kawasan  Gagas Pelaihari yakni di ruas Jalan Ahmad Syairani, Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), terus menunjukkan progres. 

Pantauan Rabu (22/7/2026), aktivitas pekerja terlihat fokus membongkar bahu jalan, mengeruk saluran drainase, memasang gorong-gorong beton U-Ditch, kemudian menimbunnya kembali sebelum dilakukan pengecoran sebagai dasar jalur pedestrian.

Pembangunan di sisi kanan dan kiri jalan protokol tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan pusat perkantoran agar lebih ramah bagi pejalan kaki. 

Nantinya pedestrian akan dibuat lebih representatif dengan lebar sekitar 2,5 hingga 3 meter sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun aparatur yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Di tengah pengerjaan proyek, kondisi lalu lintas mengalami penyempitan pada beberapa titik karena adanya material bangunan dan alat kerja. 

Situasi itu paling terasa pada pagi hari ketika arus kendaraan meningkat, terutama dari arah menuju SMAN 1 Pelaihari dan SMA PGRI Pelaihari.

Pengendara pun diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, serta mematuhi rambu dan arahan petugas demi menghindari potensi kecelakaan selama proyek berlangsung.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Tanah Laut, Dwi Hadi Putra, beberapa waktu lalu mengatakan pembangunan pedestrian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan aksesibilitas pejalan kaki. Sekaligus mempercantik wajah kawasan perkantoran.

"Konsepnya memang mendukung kawasan perkantoran agar lebih nyaman dilalui dengan berjalan kaki. Nantinya ketika ada kegiatan atau rapat antarkantor yang lokasinya berdekatan, pegawai tidak selalu harus menggunakan kendaraan karena sudah tersedia pedestrian yang aman dan nyaman," ujarnya.

Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut mampu mendorong budaya berjalan kaki sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih tertata di pusat Kota Pelaihari.

Sementara itu, warga Pelaihari, Rizky Ramadhan, mengaku senang melihat pembangunan tersebut terus berjalan. Menurutnya, setelah kawasan Jalan Hadji Boejasin menjadi favorit masyarakat, kini Jalan Ahmad Syairani berpotensi menghadirkan suasana serupa.

"Kalau sudah selesai pasti lebih enak dilihat. Orang bisa jalan santai dengan nyaman, kawasan juga jadi lebih rapi dan indah," katanya.

Senada, Nirmala, warga Angsau, berharap proyek dapat diselesaikan tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

"Semoga pembangunannya lancar sampai selesai. Selain mempercantik kota, pedestrian ini juga membuat masyarakat lebih nyaman berjalan kaki dan kawasan perkantoran terlihat lebih modern," tuturnya.

Apabila rampung sesuai rencana, pedestrian di Jalan Ahmad Syairani diyakini tidak hanya memperkuat penataan kawasan perkotaan.

Lebih dari itu juga menjadi jalur yang aman, nyaman, dan representatif bagi pejalan kaki sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di pusat pemerintahan Kabupaten Tanah Laut.

(derapwaktu.com/dw1)