DERAPWAKTU.COMMARTAPURA – Piala bergilir Bupati Banjar akhirnya tak lagi sekadar menjadi rebutan antardinas. Setelah tiga kali berturut-turut mengangkat trofi juara, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar sukses membawa pulang piala tersebut sebagai milik tetap.

Kepastian itu diraih setelah Disdik Banjar menaklukkan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) dengan skor 3-1 pada partai final Festival Mini Soccer Antar-SKPD dan BUMD Piala Bergilir Bupati Banjar 2026 di Lapangan Mini Soccer Palm, Banjarbaru, Senin (31/8/2026) sore.

Sejak menit awal, Disdik langsung tampil menekan. Serangan demi serangan membuat lini pertahanan PUPRP yang dimotori Bowo lebih banyak bekerja keras meredam gempuran.

Tekanan tersebut akhirnya menghasilkan gol pembuka Disdik. Tak lama berselang, PUPRP kembali kebobolan dan skor berubah menjadi 2-0.

PUPRP tak tinggal diam. Memanfaatkan situasi bola mati melalui tendangan penjuru, mereka berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Namun, asa PUPRP untuk menyamakan kedudukan kembali pupus. Disdik mencetak gol ketiganya lewat tendangan keras menyusur tanah yang gagal diantisipasi penjaga gawang PUPRP.

Hingga turun minum, Disdik memimpin 3-1.

Memasuki babak kedua, PUPRP meningkatkan tekanan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi pertahanan Disdik tampil disiplin. Penjaga gawang Noval juga tampil gemilang menggagalkan beberapa peluang lawan.

Pertandingan berlangsung keras dan sengit. Pengadil lapangan mengeluarkan dua kartu kuning, masing-masing kepada pemain kedua tim.

Meski terus berusaha mengejar, PUPRP tak mampu menambah gol. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang.

Ratusan penonton yang memadati tribun turut menjadi saksi keberhasilan Disdik mencetak sejarah kecil dalam turnamen tersebut. Sorakan suporter kedua instansi membuat partai final berlangsung semarak.

Kepala Disdik Kabupaten Banjar Liana Penny mengaku bersyukur timnya kembali mampu mempertahankan gelar.

“Alhamdulillah kami beruntung, memang tim kami berlatih dengan sungguh-sungguh di bawah binaan Pak Hamni. Hari ini ketiga kalinya berturut-turut menjadi juara pertama, jadi pialanya menjadi piala tetap Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar,” ujar Liana.

Menurutnya, mempertahankan gelar memang menjadi target Disdik tahun ini. Tim tidak dibentuk secara instan, melainkan melalui proses seleksi pemain dari kalangan pejabat dan guru.

“Dari kantor Dinas Pendidikan juga kami seleksi pejabat-pejabat yang mau diikutkan di dalam tim, juga yang dari guru, kita seleksi, kemudian latihan rutin,” katanya.

Liana pun memasang target lebih tinggi untuk tahun depan. Ia optimistis Disdik kembali mampu menjadi yang terbaik sekaligus mempertahankan piala bergilir Bupati Banjar yang baru.

“Mudah-mudahan tahun depan juara lagi, optimis kita,” ucapnya.

Bagi warga Martapura, kemenangan tersebut bukan hanya soal skor. Konsistensi Disdik mempertahankan gelar menunjukkan bahwa olahraga antarinstitusi pemerintah juga dapat menjadi ruang membangun kekompakan dan sportivitas.

Aditya, warga Martapura, menilai keberhasilan Disdik tiga tahun berturut-turut menunjukkan keseriusan dalam membangun tim.

“Kalau bisa juara tiga kali berturut-turut berarti bukan sekadar kebetulan. Ada latihan, kekompakan dan keseriusan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena bisa mempererat hubungan antarinstansi,” ujarnya.

Senada, Maharani, warga Martapura lainnya, mengaku pertandingan antarsatuan kerja pemerintah seperti ini menarik untuk disaksikan masyarakat.

“Yang menarik bukan hanya pertandingannya, tetapi semangat kebersamaannya. Mudah-mudahan tahun depan lebih banyak masyarakat yang datang menonton dan turnamennya semakin meriah,” katanya.

Dalam klasemen akhir, Disdik Kabupaten Banjar keluar sebagai juara pertama, disusul Dinas PUPRP sebagai runner-up. DPMD dan PT Air Minum Intan Banjar menempati posisi juara ketiga bersama.

Penghargaan individu juga diberikan kepada pemain terbaik. Noval dari Disdik dinobatkan sebagai Best Kiper, sedangkan Ansori dari Disdik menjadi Top Skor dengan koleksi lima gol. Sementara Bowo dari PUPRP meraih penghargaan Best Player.

Para pemenang berhak membawa pulang piala bergilir dan piala tetap, selain uang pembinaan.

Final sekaligus penutupan festival tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Banjar, Sekretaris Daerah, staf ahli dan asisten, kepala SKPD, direktur Perumda, kepala bagian, serta para camat se-Kabupaten Banjar.

Sebelum laga puncak digelar, sejumlah pejabat juga ikut ambil bagian dalam pertandingan tambahan, menambah semarak penutupan Festival Mini Soccer Antar-SKPD dan BUMD Kabupaten Banjar 2026.

Tiga kemenangan beruntun akhirnya membuat satu piala memiliki rumah tetap: Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

(derapwaktu.com/roy)