DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI  – Penampilan para pelajar dan santri dalam Festival Maulid Habsyi Islamic Expo Tanah Laut (Tala) 2026 mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat Bumi Tuntung Pandang. 

Warga menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa seni Islami masih diminati generasi muda.

"Saya bangga melihat anak-anak sekolah tampil percaya diri membawakan syair maulid. Ini menunjukkan seni Islami masih hidup dan dicintai anak muda," ujar Hasna (46), warga Pelaihari, Jumat (19/6/2026).

Festival yang berlangsung di halaman Lapangan Pertasi Kencana, Rabu kemarin,  bagian dari rangkaian Islamic Expo Tanah Laut 2026 sekaligus peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Puluhan peserta dari berbagai pondok pesantren dan SMA negeri mengikuti perlombaan tersebut. 

Mereka menampilkan kemampuan terbaik dalam membawakan syair wajib maupun syair pilihan yang telah ditentukan panitia.

Kegiatan tersebut menjadi wadah pengembangan bakat sekaligus sarana syiar Islam. 

Lantunan shalawat yang menggema sepanjang acara mampu menghadirkan nuansa religius di tengah kemeriahan expo dan pasar malam.

Apresiasi juga disampaikan M Ridwan (31), warga Desa Panggung. Ia berharap festival serupa dapat menjadi agenda tetap daerah.

"Kalau bisa tidak hanya saat Islamic Expo. Bisa dibuat agenda rutin tingkat kecamatan hingga kabupaten sehingga muncul lebih banyak grup Habsyi baru dan pembinaannya berkelanjutan," katanya.

Melalui festival tersebut, Pemkab Tanah Laut berharap semangat kebersamaan, kecintaan terhadap seni budaya Islami, serta nilai-nilai keislaman dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

(derpwaktu.com/dw1)