DERAPWAKTU.COMPELAIHARI – Warga Kabupaten Tanah Laut (Tala) digegerkan dengan penemuan seorang bayi di bawah jembatan besi jalur poros Pelaihari-Banjarmasin di wilayah Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari, Sabtu (11/7/2026) pagi sekitar pukul 07
45 Wita.

Peristiwa itu dengan cepat menjadi perhatian masyarakat setelah video proses evakuasi bayi beredar luas di berbagai grup percakapan dan media sosial. 

Dalam rekaman yang beredar, bayi tampak berada di bawah jembatan dengan kondisi terbungkus kantong plastik berwarna putih yang terlihat terpapar bercak merah darah. 

Sejumlah warga bersama seorang anggota TNI kemudian mengevakuasi bayi tersebut ke daratan untuk selanjutnya mendapatkan penanganan.

Tentara tersebut yaitu Serma Sugiyanto, anggota Posramil Batu Ampar yang berada di nawah Koramil Jorong.

Pagi itu dirinya sedang melintasi jembatan Pabahanan itu. Saat mengetahui banyak orang berkerumun, ia berhenti untuk mengetahui apa yang terjadi.

Setelah mendapat informasi adamya bayi di bawah jembatan setempat, ia bergegas turun dan selanjutnya mengevakuasi ke rumah sakit terdekat.

Video amatir berdurasi singkat itu memicu rasa haru sekaligus keprihatinan masyarakat. 

Hingga Sabtu siang, video tersebut terus dibagikan dari satu grup ke grup lainnya dan menjadi perbincangan hangat warga Tanah Laut.

Sejumlah warga Pelaihari mengaku merasa sedih setelah menyaksikan video tersebut. 

Mereka berharap kondisi bayi dapat segera dipastikan dan pelaku yang diduga membuang bayi itu dapat segera ditemukan melalui penyelidikan aparat.

"Semoga bayinya selamat dan mendapatkan perawatan terbaik. Mudah-mudahan polisi bisa segera mengungkap siapa yang bertanggung jawab," ujar seorang warga Pelaihari, Rihana.

Warga lainnya mengaku tidak menyangka peristiwa seperti itu terjadi di wilayah Pelaihari. 

Menurutnya, tayangan video tersebut membuat banyak orang ikut prihatin dan mendoakan keselamatan bayi.

Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kasat Reskrim AKP Cahya Prasada Tuhuteru ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan bayi malang berjenis kelamin perempuan tersebut.

Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi serta orangtua bayi tersebut.

(derapwaktu.com/dw1)