DERAPWAKTU.COM, MARTAPURA – Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten Banjar 2026 bukan sekadar ajang unjuk kreativitas. Forum tersebut menjadi momentum memperkuat peran kader agar 10 Program Pokok PKK benar-benar hadir menjawab persoalan masyarakat di tingkat keluarga hingga lingkungan.

Rangkaian kegiatan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Banjar itu digelar di Mahligai Sultan Adam Martapura, Rabu (2/9/2026) pagi.

Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas saat membuka kegiatan mengingatkan, gerakan PKK harus terus berjalan secara baik, lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Apresiasi disampaikannya kepada para kader yang dinilai mampu menunjukkan kreativitas sekaligus mengaktualisasikan berbagai program PKK.

“Saya melihat video begitu banyak kreativitas dan kemampuan aktualisasi dengan program PKK. Rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader PKK Kabupaten Banjar,” ujar Nurgita.

Menurutnya, 10 Program Pokok PKK akan memiliki dampak besar apabila dilaksanakan sesuai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Program tersebut, kata dia, bukan hanya menjadi kegiatan organisasi, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun kualitas keluarga dan menyiapkan generasi penerus.

Jika dijalankan secara tepat, gerakan PKK dinilai mampu ikut menciptakan putra-putri terbaik yang kelak berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Banjar.

Bagi masyarakat, peran kader di tingkat desa dan kelurahan menjadi penting karena kader merupakan salah satu pihak yang paling dekat dengan kehidupan keluarga.


Warga: PKK Harus Terasa Manfaatnya

Warga Martapura, Riswan, mengapresiasi pelaksanaan Jambore Kader PKK karena kegiatan tersebut dinilai dapat memacu kader untuk semakin kreatif dan aktif turun ke masyarakat.

“Tak kalah penting, hasilnya dibawa kembali ke masyarakat dan diwujudkan dalam program yang benar-benar dibutuhkan warga,” katanya, Jumat (4/9/2026).

Riswan berharap kader PKK semakin aktif mendampingi keluarga, terutama dalam persoalan pendidikan anak, kesehatan, ekonomi keluarga dan pemberdayaan masyarakat.

“Harapannya, kader semakin dekat dengan warga dan cepat mengetahui kalau ada persoalan di lingkungan. Jadi PKK benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Senada, warga Martapura lainnya, Hairati, menilai keberadaan kader PKK sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga.

Menurutnya, kreativitas yang ditampilkan dalam jambore sebaiknya terus dikembangkan menjadi kegiatan nyata dan berkelanjutan.

“Kalau kadernya aktif dan programnya sesuai kebutuhan warga, tentu sangat membantu. Jangan sampai hanya bagus saat jambore, tetapi setelah itu tidak berlanjut,” kata Hairati.

Ia berharap TP PKK Kabupaten Banjar terus memperkuat pembinaan kader hingga tingkat desa dan kelurahan sehingga berbagai program dapat berjalan merata.

“Semoga semakin banyak kegiatan yang menyentuh keluarga dan membantu masyarakat, terutama pemberdayaan ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Kami berharap PKK terus hadir bersama masyarakat,” harapnya.

(derapwaktu.com/roy)