Api bergerak cepat dan berpotensi meluas akibat embusan angin. Kobaran bahkan mengarah ke kawasan permukiman di Jalan A Yani dan mendekati akses masuk kawasan PLTU Asam-Asam.
Situasi itu membuat petugas pemadam kebakaran gabungan langsung bergerak cepat.
Mereka bahu-membahu melakukan pemadaman sekaligus memblokade pergerakan api agar tidak merembet ke bangunan dan kawasan permukiman.
Tim di lapangan terdiri dari Damkar Sektor Jorong, Damkar PLTU Asam-Asam, Damkar PT WPR, water truck PT Arutmin, Koramil, Polsek serta Pemerintah Desa Simpang Empat Sungai Baru.
Kekuatan armada yang dikerahkan terdiri dari 1 unit Damkar Sektor Jorong, 2 unit Damkar PLTU, 1 unit Damkar PT WPR dan 1 unit water truck PT Arutmin.
Empat personel Pos Damkar Sektor Jorong turut diterjunkan, yakni Edwin S M, Ahmad Sopian, Rafiq S dan Arif Rahman.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satpol PP dan Damkar Tanah Laut, Totom Wahyudi, mengatakan berdasarkan laporan anggotanya di lapangan, api sempat bergerak mendekati bangunan (mess).
Namun, kesigapan petugas membuat kobaran berhasil diblokade sehingga tidak menjalar ke bangunan tersebut.
“Api sempat mendekati bangunan, tetapi berhasil diblok sehingga tidak sampai membakar,” jelas Totom.
Totom sekaligus meluruskan informasi sebelumnya yang menyebut adanya mess PLTU yang terbakar.
Menurutnya, bangunan tersebut bukan mess milik PLTU, dan berdasarkan laporan petugas di lokasi, bangunan itu tidak sampai terbakar.
Pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Petugas terus menyisir area yang terbakar dan memutus jalur rambatan api hingga akhirnya kobaran berhasil dipadamkan.
Berdasarkan laporan Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Tala, kegiatan penanganan berlangsung mulai pukul 20.29 hingga 22.20 Wita.
Penyebab kebakaran lahan seluas sekitar 4 hektare tersebut hingga kini belum diketahui.
Keberhasilan petugas gabungan mengendalikan api menjadi penting karena kebakaran terjadi di tengah kondisi angin yang membuat kobaran berpotensi cepat menyebar ke area sekitar.
(derapwaktu.com/roy)
Komentar (0)