DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI  – Puluhan anggota Pelajar Islam Indonesia (PII) dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan menggelar aksi moral di Bundaran Simpang Gagas Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, Jumat (3/7/2026) pagi. Aksi tersebut menjadi bentuk penyampaian aspirasi atas keresahan mereka terhadap perilaku yang mereka nilai menyimpang yaitu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender).

Peserta aksi didominasi pelajar perempuan yang membawa bendera hijau khas PII. Mereka membentangkan sejumlah poster berisi pesan penolakan terhadap LGBT.

Secara bergantian, para orator, yakni El dan Taher, menyampaikan seruan moral di hadapan pengguna jalan. 

Mereka mengajak masyarakat untuk memperkuat pendidikan agama, nilai moral, dan kepedulian sebagai upaya mencegah berbagai persoalan sosial. Khususnya LGBT yang meresahkan. 

Aksi tersebut menarik perhatian kalangan pengendara yang melintas. Pasalnya, lokasi aksi moral itu berada di simpang Gagas yang merupakan kawasan strategis dan ramai pelintasan pengguna jalan.

Aksi berlangsung tertib dan lancar. Aparat kepolisian melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas sehingga kegiatan penyampaian aspirasi tidak mengganggu arus kendaraan yang melintas.

Peserta aksi merupakan gabungan kader PII dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, yaitu Tala, Banjarmasin, Banjarbaru, HSU (Hulu Sungai Utara), HST (Hulu Sungai Tengah), dan Kabupaten Balangan. 

Para remaja itu menyatakan aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian pelajar terhadap kondisi sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, massa terus mengumandangkan yel-yel dan menyampaikan pesan-pesan moral melalui pengeras suara. 

(derapwaktu.com/dw1)