Cukup banyak bibit tanaman dibagikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat sebagai ajakan untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif. Sejumlah pengguna jalan yang berhenti sejenak saat lampu merah di traffic light setempat menyala, senang menerima bibit pohon.
Selain itu para pengendara sekaligus memberikan apresiasi atas aksi penghijauan yang dilakukan para pelajar dari pengurus wilayah PII Kalsel dan pengurus dari lima daerah.
Ketua PII Tala, Muhammad Taher, mengatakan pembagian bibit pohon merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap lingkungan yang dipadukan dengan penyampaian aspirasi sosial.
Menurutnya, aksi tersebut ingin menunjukkan bahwa gerakan moral juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, PII kembali menyampaikan sikap organisasinya yang menolak LGBT. Pengurus Wilayah PII Kalimantan Selatan sekaligus koordinator lapangan, Syahdan, berharap pemerintah daerah, instansi terkait, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan berbagai unsur masyarakat mengambil langkah nyata sesuai kewenangan masing-masing untuk menyikapi isu tersebut (LGBT).
"Kami berharap ada langkah konkret dari semua pihak agar persoalan yang menjadi perhatian kami ini tidak berkembang di tengah masyarakat. Melalui aksi ini kami ingin mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama memperkuat pembinaan generasi muda," ujarnya.
Pengurus Wilayah PII Kalimantan Selatan lainnya, Zaidan Muzadi, menambahkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk peduli terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan.
Aksi berlangsung tertib dalam pengamanan aparat kepolisian. Hadir Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya.
Selain menyampaikan orasi dan membentangkan poster, para peserta terus membagikan bibit pohon hingga kegiatan berakhir sebagai simbol kepedulian terhadap masa depan lingkungan dan generasi mendatang.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)