DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Penyelidikan kepolisian mulai mengungkap dugaan latar belakang meninggalnya seorang pria dewasa yang ditemukan tergantung di kayu galam rangka bangunan,Minggu (28/6/2926) pagi, di Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan.
Data pada kepolisian, korban yang diduga bunuh diri tersebut berinisial HL, kelahiran Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), 25 Oktober 1975 atau berusia 50 tahun.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Bati-Bati AKP Avia Nor menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, korban diduga mengakhiri hidupnya akibat tekanan persoalan ekonomi yang diperparah dengan masalah rumah tangga.
"Dugaan sementara mengarah pada faktor ekonomi dan tekanan permasalahan rumah tangga. Namun, kami masih melakukan pendalaman terhadap seluruh keterangan yang diperoleh," ujar Kapolsek.
Korban ditemukan sekitar pukul 07.00 Wita di belakang sebuah warung di Jalan Ahmad Yani RT 05 RW 02 Desa Nusa Indah.
Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dengan leher terikat seutas tali.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengumpulkan berbagai informasi untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Dari hasil pendataan, korban diketahui merupakan seorang wiraswasta yang telah menetap di Desa Nusa Indah.
Seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan di lokasi kejadian.
Meski telah memperoleh dugaan awal mengenai motif, kepolisian menegaskan penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh guna memastikan tidak ada fakta lain yang terlewat dalam pengungkapan kasus tersebut.
Peristiwa ini sebelumnya sempat menggegerkan warga Kecamatan Bati-Bati setelah informasi penemuan korban menyebar luas di berbagai grup percakapan media sosial pada Minggu pagi.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)