DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI  – Harapan masyarakat agar persoalan sampah dan sengketa pertanahan segera mendapat solusi nyata mengemuka seiring pelaksanaan Rapat Koordinasi Camat (Rakorcam) se-Kabupaten Tanah Laut (Tala) Tahun 2026 di Kecamatan Batu Ampar, Rabu kemarin.

Bagi warga, dua persoalan tersebut menjadi isu yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Karena itu, pembahasannya dalam Rakorcam mendapat perhatian khusus dari masyarakat.

Warga Pelaihari, Agus Rahman, mengatakan langkah Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menjadikan persoalan sampah sebagai agenda prioritas menunjukkan keseriusan daerah dalam menjaga kualitas lingkungan.

"Masalah sampah memang harus menjadi perhatian bersama. Mudahan setelah Rakorcam ada langkah-langkah konkret yang bisa diterapkan hingga tingkat desa sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat," ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Sementara itu, warga Kecamatan Jorong, Syahrin, menaruh harapan besar terhadap pembahasan batas desa dan sengketa pertanahan yang selama ini masih menjadi persoalan di beberapa wilayah.

"Kepastian batas wilayah dan penyelesaian masalah tanah sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Mudah-mudahan hasil Rakorcam bisa mempercepat penyelesaiannya," katanya.

Rakorcam yang dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto tersebut dihadiri para asisten, staf ahli, kepala SKPD, seluruh camat, kepala desa, BPD se-Kabupaten Tanah Laut, serta pengurus Kawaland.

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah membahas lima agenda strategis yang menjadi perhatian bersama, yakni pengelolaan persampahan desa, penyelesaian batas desa antar kecamatan, kewenangan bidang pertanahan dan sengketa lahan, pertanggungjawaban hibah daerah, serta persiapan pelaksanaan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Bupati H Rahmat menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan sangat bergantung pada pemahaman aparatur terhadap tugas pokok dan fungsi masing-masing.

"Kalau sudah memahami tugas, maka waktu akan selalu berharga karena selalu ada pekerjaan yang harus diselesaikan," tegasnya.

Ia juga mendorong pemerintah desa untuk terus berinovasi dalam menangani persoalan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.

"Jika ada keterbatasan, silakan berinovasi. Desa harus mampu mencari solusi sesuai kondisi dan potensi yang dimiliki," ujarnya.

Melalui Rakorcam 2026, Pemkab Tala berharap sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa semakin kuat sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan.

(derapwaktu.com/dw1)