DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Halaman Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) berubah menjadi lautan warna, Jumat (18/9/2026) pagi.
Sejak pukul 07.00 Wita, ratusan civitas akademika setempat memadati kawasan kampus yang berada di kawasan jalan poros A Yani Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, itu.
Mereka mengikuti puncak Dies Natalis ke-17 Politala yang dikemas dengan aktivitas olahraga, hiburan, hingga adu kreativitas mahasiswa.
Nuansa putih yang dikenakan peserta menjadi kontras dengan bubuk warna-warni dalam sesi Color Fun.
Dosen, tenaga kependidikan, pegawai outsourcing, hingga mahasiswa larut dalam suasana penuh kebersamaan.
Rangkaian kegiatan diawali Senam Sehat yang dipandu instruktur Ayu Gladiez.
Energi peserta kemudian semakin meningkat saat Special DJ Performance dari DJ Ipunx mengiringi colour throw.
Kemeriahan tidak berhenti pada sesi hiburan saja. Semangat kompetisi mahasiswa juga terlihat dalam Kompetisi Yel-Yel antar-Program Studi (Prodi).
Perwakilan masing-masing Prodi menampilkan yel-yel dengan koreografi dan kreativitas berbeda. Kekompakan tim menjadi bagian penting dalam penampilan mereka untuk memperebutkan predikat terbaik.
Direktur Politala Dr Ir Meldayanoor SHut MS., mengatakan rangkaian Dies Natalis tidak hanya dimaknai sebagai perayaan bertambahnya usia institusi.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan seluruh keluarga besar Politala sekaligus membangun semangat kebersamaan.
"Kegiatan ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan momentum untuk mempererat kebersamaan dan memupuk semangat seluruh keluarga besar Politala," ujarnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan sejumlah mitra dan sponsor, di antaranya BSI, BRI dan BTN serta unit usaha daerah lainnya.
Mengusung jargon #SalamPolitalaJUARA dan semangat Diktisaintek Berdampak, Dies Natalis ke-17 diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan di lingkungan kampus.
Bagi masyarakat Tanah Laut, keberadaan Politala juga diharapkan semakin terasa melalui kontribusi lulusan, inovasi teknologi, riset terapan, serta berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Warga Pelaihari, M.Arif, mengapresiasi kemasan Dies Natalis yang melibatkan banyak unsur di lingkungan kampus.
"Bagus karena mahasiswa tidak hanya dituntut serius belajar, tetapi juga diberi ruang membangun kekompakan dan kreativitas. Harapannya, semangat seperti itu juga dibawa dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Apresiasi serupa disampaikan warga Tanah Laut lainnya, Siti Rahmah. Menurutnya, usia 17 tahun merupakan momentum bagi Politala untuk semakin memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi vokasi daerah.
"Politala sudah menjadi bagian penting dari pendidikan di Tanah Laut. Kami berharap ke depan semakin banyak inovasi mahasiswa dan dosen yang benar-benar bisa dirasakan masyarakat, termasuk membantu UMKM dan membuka peluang kerja bagi generasi muda daerah," harapnya.
Memasuki usia ke-17, tantangan Politala bukan hanya menjaga semarak kehidupan kampus, tetapi juga memastikan semangat inovasi dan kreativitas tersebut berlanjut menjadi karya yang memberi dampak di tengah masyarakat.
(derapwaktu.com/roy)
Komentar (0)