DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI  – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Tanah Laut (Tala). Kali ini, kobaran api membakar kawasan semak belukar di wilayah Kecamatan Takisung, Senin (20/7/2026) malam.

Informasi dihimpun, kebakaran lahan tersebut terjadi di perbatasan Desa Sumber Makmur, Desa Takisung, dan Desa Pagatan Besar.

Peristiwa tersebut pertama kali menjadi perhatian publik setelah sejumlah video amatir beredar luas di berbagai grup percakapan media sosial. 

Dalam rekaman yang beredar, terlihat kobaran api membentang cukup luas dengan lidah api membumbung tinggi, membuat langit malam di kawasan itu tampak memerah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan kebakaran mulai diterima sekitar pukul 18.50 Wita. Hingga malam hari, api dilaporkan terus membesar.

Lokasi kebakaran berada di kawasan semak belukar yang cukup jauh dari permukiman warga. Titik api diperkirakan berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Desa Pagatan Besar.

Sulitnya medan menuju lokasi menjadi kendala tersendiri. Akses jalan menuju titik kebakaran dilaporkan tidak dapat dilalui mobil truk tangki pemadam, sehingga upaya penanganan diperkirakan akan menghadapi tantangan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan VI/Tanah Laut, Sufie Bhaskara, mengaku pihaknya belum menerima laporan terkait kebakaran tersebut.

"Sementara ini kami belum mendapat laporan. Saya baru mendengar informasi itu," ujarnya, Senin malam.

Sufie menjelaskan, sepanjang sore hingga malam hari personel Manggala Agni masih disibukkan dengan pemadaman kebakaran lahan di dua lokasi berbeda, yakni di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang Ulang, dan Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati.

"Kami baru selesai melakukan pemadaman di Sungai Pinang dan Desa Ujung," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab kebakaran maupun luas lahan yang terbakar. 

Belum ada pula laporan mengenai ancaman terhadap permukiman penduduk karena lokasi kebakaran berada di kawasan semak belukar yang cukup jauh dari rumah warga.

Peristiwa ini menambah daftar titik Karhutla yang muncul di Tanah Laut dalam beberapa pekan terakhir. 

Sebelumnya, kebakaran lahan juga terjadi di Bati-Bati, Gunung Raja, Muara Asam-Asam, Maluka Baulin, Kintap, hingga Bentok Kampung. 

Pemerintah terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang kering membuat api sangat mudah menjalar dan berpotensi memicu bencana kabut asap.

(derapwaktu.com/adh)