DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI  – Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan bondong, Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, mulai berangsur pulih. 

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (15/7/2026) pagi, kobaran api yang sehari sebelumnya sempat meluas hingga mendekati Jalan Ahmad Yani kini sudah tidak terlihat lagi.

Hamparan lahan yang sebelumnya dilalap api kini hanya menyisakan vegetasi dan semak belukar yang hangus menghitam. 

Di beberapa titik masih tampak kepulan asap tipis keluar dari sisa-sisa material yang terbakar, namun secara umum kondisinya sudah aman dan tidak lagi membahayakan.

Meski demikian, kabut asap masih terlihat menyelimuti ruas Jalan Ahmad Yani di kawasan Gunung Raja. Hingga sekitar pukul 07.00 Wita masih terpantau selubung asap di jalur vital Pelaihari-Banjarmasin itu.

Jarak pandang diperkirakan masih berkisar 300 meter, namun kondisi tersebut terus membaik seiring berjalannya waktu dan menjelang siang asap mulai berangsur menipis.

Kepala Desa Gunung Raja, Samsiar, memastikan kobaran api telah berhasil dipadamkan sehingga tidak lagi mengancam permukiman maupun pengguna jalan.

"Alhamdulillah api sudah padam. Sekarang hanya tersisa asap tipis di beberapa titik bekas kebakaran. Secara umum kondisinya sudah aman dan tidak lagi membahayakan," ujarnya.

Meski kondisi jauh lebih baik dibanding sehari sebelumnya, pengguna jalan tetap diimbau berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut, terutama pada pagi hari ketika kabut asap masih menyelimuti sebagian ruas jalan.

Salah seorang pengguna jalan, Wardani, warga Pelaihari yang sedang dalam perjalanan menuju Banjarmasin menggunakan sepeda motor, mengaku sempat menghentikan kendaraannya sebelum memasuki kawasan bekas kebakaran.

"Saya berhenti sebentar di pinggir jalan untuk memakai masker. Dari kejauhan asapnya masih terlihat cukup jelas. Walaupun apinya sudah tidak ada, saya tetap pakai masker supaya lebih aman untuk pernapasan," katanya.

Wardani mengapresiasi kerja cepat petugas gabungan yang berhasil mengendalikan kebakaran sebelum menjalar lebih luas.

"Syukurlah sekarang sudah padam. Mudah-mudahan tidak muncul lagi titik api baru, apalagi cuaca masih cukup panas. Semoga masyarakat juga semakin peduli agar tidak terjadi kebakaran seperti ini lagi," harapnya.

Dengan padamnya kebakaran di kawasan bondong, aktivitas lalu lintas di jalur vital Pelaihari–Banjarmasin mulai kembali normal. 

Meski begitu, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat masih adanya sisa kepulan asap di beberapa titik bekas lahan yang terbakar.

Pada siang kemarin bondong setempat (di sisi kanan kiri jalan) terbaksr hebat. Petugas gabungan gerak cepat melakukan pembasahan, terutama mengamankan sekitar bangunan rumah warga.

Sebagai informasi, di kawasan bondong itu meski jauh dari pusat permukiman namun ada beberapa unit rumah/warung. Termasuk rumah kosong serta juga ada SPBU.

Kepala Pelaksana BPBD Tala Aspi Setia Rahman turun langsung hingga malam tadi. Juga Kades Gunung Raja Samsiar, termasuk dari pihak terkait lainnya.

(derapwaktu.com/dw1)