DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Kebakaran lahan semak belukar terjadi di jalur menuju Pantai Asmara, Desa Muara Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 13.22 Wita. Kobaran api muncul di kawasan semak yang berada di sisi jalan menuju objek wisata tersebut. Secara administratif, lokasi kebakaran masuk wilayah Desa Asam Jaya.
Peristiwa itu dengan cepat menjadi perhatian setelah video kebakaran beredar di berbagai grup media sosial dan grup komunikasi relawan.
Dalam rekaman tersebut, api tampak membakar semak belukar dengan area yang cukup luas disertai kepulan asap yang membumbung dari lokasi.
Menerima laporan tersebut, petugas gabungan bergerak cepat menuju lokasi. Personel Damkar Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Laut dari Pos Sektor Jorong bersama unsur terkait langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas.
Pada video awal yang beredar, di antaranya tampak personel Damkar dan unit mobil tangki Damkar berjibaku memadamkan kobaran api.
"Kami langsung koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala untuk penanganan bersama,: ucap Kepala Bidang Damkar pada Satpol PP dan Damkar Tala Totom Wahyudi.
ia mengatakan hingga sore petugas di lapangan masih berjuang memadamkan api. Lumayan luas area yang dilalap api.
Panas teriknya cuaca ditambah tiupan angin menbuat api bergerak meluas secara cepat.
"Berapa luasan lahan yang teebakar belum diketahui karena petugas masih sibuk di lapangan.. Namun cukup luas juga," sebut Totom.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Laut, Aspi Setia Rahman, saat dikonfirmasi mengatakan tim lapangannya langsung diteejunkan begitu mendapat laporan kebakaran lahan tersebut.
"Anggota kami juga turun ke lokasi untuk bersama-sama melakukan pemadaman api," ujarnya.
Petugas berupaya mengendalikan kobaran api yang membakar semak belukar di sepanjang jalur masuk menuju Pantai Asmara.
Belum diketahui apa penyebab kemunculan api di wilayah sepi tersebut dan masih dalam penelusuran.
Petugas juga terus melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Sebelumnya BPBD Tala telah menyerukan inbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan, terutama saat cuaca panas.
Hal itu penting guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengancam lingkungan maupun aktivitas masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)