DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Usai mengecek kesiapsiagaan Pos Komando Penanganan Karhutla 2026, Bupati Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, H Rahmat Trianto langsung bergerak ke lapangan.

Tak lama berselang setelah menyambanbi Posko tersebut, ada laporan masuk menganai kebakaran lahan di wilayah Desa Pulausari, Kecamatan Tambang Ulang. 

Bupati H Rahmat yang saat itu telah lebih dulu meninggalkan Posko, turut langsung menuju lokasi begitu mendapat laporan adanya karhutla tersebut.

Bersama tim gabungan, Bupati meluncur ke lokasi lahan tidur yang terbakar di kawasan semak belukar dekat persawahan Desa Pulausari.

Bupati bahkan turun langsung membantu petugas memadamkan api. Panasnya sengatan sinar matahari, tak menyurutkan semangat personel damkar gabungan melalukan pemadaman.

Kehadiran Bupati menjadi penyemangat tersendiri.  Personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tala, Manggala Agni dan Damkar Satpol PP Tala pun all out berjibaku menjinakkan kobaran api.

Kepala Pelaksana BPBD Tala Aspi Setia Rahman mengatakan, lokasi lahan terbakar berjarak sekitar dua kilometer dari jalan poros A Yani.

Petugas harus menapaki jalan setapak untuk mencapai titik kebakaran.

“Setelah Pak Bupati selesai menyambangi pos komando, ada informasi kebakaran lahan di Pulausari. Kami langsung bergerak ke lokasi,” ujar Aspi.

Menurutnya, kondisi medan menjadi salah satu tantangan petugas dalam melakukan pemadaman.

Namun, berkat kerja keras tim gabungan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.

“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 Wita,” katanya.

Aksi Bupati H Rahmat turun langsung ke lokasi menjadi pesan kuat bahwa penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan dari ruang komando.

Di tengah musim kemarau, laporan kebakaran harus segera direspons agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak lebih besar bagi lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

(derapwaktu.com/roy)