DERAPWAKTU.COM, BANJARMASIN – Kafilah Kalimantan Selatan (Kalsel) bersiap berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah. 

Gubernur Kalsel H Muhidin menegaskan, keikutsertaan Banua tidak semata-mata mengejar gelar juara.

Menurut Muhidin, capaian terpenting dari ajang tersebut adalah bagaimana MTQ mampu mendorong semakin banyak masyarakat mencintai, membaca, menghayati hingga mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Targetnya masyarakat gemar membaca Alquran,” ujar Muhidin kepada wartawan seusai melepas kafilah Kalsel di Banjarmasin, Rabu (8/9/2026).

Pelepasan kafilah dilakukan Gubernur H Muhidin didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin. 

Sebelum pelepasan, rombongan mengikuti salat Magrib dan salat hajat berjamaah yang diimami Ustadz Ahmad Sawitri.

Total kafilah Kalsel yang akan diberangkatkan mencapai 120 orang, terdiri dari peserta, pelatih, official dan pendamping.

Dari jumlah tersebut, 56 orang merupakan peserta yang akan turun dalam delapan cabang lomba. Masing-masing Seni Baca Al-Qur’an (Tilawah), Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Seni Kaligrafi Al-Qur’an serta Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).


Peserta Diminta Jaga Stamina

Muhidin meminta seluruh peserta menjaga kesehatan dan stamina selama mengikuti rangkaian kompetisi. 

Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi antarpeserta, pelatih, official dan pendamping apabila menghadapi persoalan di lapangan.

Perhatian khusus diberikan kepada para pendamping agar menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang telah diberikan.

Muhidin bahkan menegaskan akan ada konsekuensi bagi pendamping yang meninggalkan tugas untuk kepentingan pribadi selama mendampingi kafilah.

“Jangan sampai terjadi kalau sudah diperingati,” tegasnya.

Ia juga meminta kebutuhan peserta selama mengikuti MTQ menjadi perhatian tim pendamping sehingga para peserta dapat berkonsentrasi dan tampil maksimal.

“Para pendamping agar memperhatikan tugas masing-masing,” pesannya.


Jadwal MTQ Nasional Direvisi

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalsel H Muhammad Syarifuddin menjelaskan, jadwal pelaksanaan MTQ Nasional 2026 mengalami perubahan.

Semula MTQ dijadwalkan berlangsung 11–21 September 2026. Jadwal tersebut kemudian direvisi menjadi 10–20 September 2026 di Semarang, Jawa Tengah.

Pemberangkatan kafilah Kalsel dijadwalkan Jumat (11/9/2026) dan dipimpin langsung Ketua LPTQ Kalsel.

Dengan keikutsertaan di delapan cabang lomba, Kalsel membawa misi ganda ke MTQ Nasional 2026: memberikan ruang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjadikan momentum tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kecintaan masyarakat Banua terhadap Al-Qur’an.

(derapwaktu.com/sal/adpim)


Foto: Septian Saputra/Biro Adpim