DERAPWAKTU.COM, BALANGAN – Kiprah penyuluh agama asal Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, mendapat kepercayaan di ajang Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XIX tingkat Kabupaten Balangan 2026.
Marliana SAg, Koordinator Penyuluh Agama Kecamatan Pelaihari pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tala, dipercaya menjadi Ketua Dewan Hakim cabang Syarhil Quran pada MTQN XIX tingkat Kabupaten Balangan.
Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari keterlibatan Marliana dalam penilaian peserta yang mengikuti cabang Syarhil Quran, yang menguji kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan Al Quran melalui perpaduan tilawah, terjemah dan materi, serta penghayatan dan retorika.
Dalam menjalankan tugasnya, Marliana memimpin tim dewan hakim yang terdiri dari H Tamrin SAg SE MAp, Midi SPdI MPd, Mahyuni Ilyadi SPdI, Khairullah; dan Ahmad Irpani SSos. Sementara panitera dijalankan Khairati SSos.
Marliana mengatakan, cabang Syarhil Quran pada MTQN XIX tingkat Kabupaten Balangan diikuti 12 grup, terdiri dari enam grup putra dan enam grup putri.
"Alhamdulillah saya diberi kepercayaan sebagai Ketua Dewan Hakim Syarhil Quran di Kabupaten Balangan," kata Marliana, Minggu (4/10/2026).
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Balangan, Kemenag Balangan serta pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Balangan yang telah memberikan kepercayaan sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, rangkaian penilaian cabang Syarhil Quran berjalan dengan baik. MTQN XIX tingkat Kabupaten Balangan sendiri berlangsung 2–4 Oktober 2026 di Kecamatan Juai.
"Alhamdulillah kegiatan sukses dan berjalan dengan baik," ujarnya.
Selain menjalankan tugas sebagai Koordinator Penyuluh Agama Kecamatan Pelaihari, Marliana juga dipercaya dalam kepengurusan pusat Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) sebagai Wakil Bendahara II.
Pengalaman sebagai dewan hakim juga bukan kali pertama bagi Marliana. Selama ini, ia kerap dipercaya menjadi dewan hakim pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran, baik tingkat kabupaten maupun tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Keterlibatan tersebut memperlihatkan bahwa kompetensi penyuluh agama tidak hanya berada pada aktivitas pembinaan dan pendampingan keagamaan masyarakat, tetapi juga mendapat ruang dalam penyelenggaraan dan penilaian kompetisi keagamaan di tingkat daerah.
MTQN XIX tingkat Kabupaten Balangan 2026 mengusung tema "Juai Mengaji, Juai Mengabdi" dan diikuti peserta dari delapan kecamatan dengan berbagai cabang lomba yang dipusatkan di sejumlah lokasi di Kecamatan Juai.
(derapwaktu.com/roy)
Komentar (0)