Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto, Ketua DPRD H Khairil Anwar, Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Adhy Irawan, Kajari Tanah Laut Lutvi Tri Cahyanto, Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari Bayu Agung Kurniawan, jajaran Forkopimda, serta pejabat utama Polres Tanah Laut.
Dalam suasana santai namun penuh keakraban, para pimpinan daerah membahas sejumlah isu strategis, mulai dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), koordinasi lintas sektor, hingga upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sinergi antarlembaga.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan mengatakan komunikasi yang terjalin baik antarpimpinan daerah menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas wilayah.
"Sinergi yang selama ini telah terbangun harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Melalui coffee morning ini kita bisa saling bertukar informasi," sebutnya.
Juga untuk memperkuat koordinasi, serta menyamakan persepsi dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
Dengan kebersamaan yang kuat, Ricky optimistis Kabupaten Tanah Laut tetap aman, damai, dan kondusif.
Usai diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan latihan menembak bersama.
Sebelum memulai latihan, seluruh peserta mendapatkan pembekalan mengenai prosedur keamanan, teknik dasar menembak, hingga standar keselamatan penggunaan senjata api dari instruktur.
Latihan dilakukan secara bergantian dengan mengutamakan faktor keselamatan. Selain menjadi sarana olahraga, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk melatih konsentrasi, ketelitian. Selain itu untuk mempererat hubungan emosional antarunsur Forkopimda.
Suasana penuh keakraban terlihat selama latihan berlangsung. Para peserta saling memberi semangat dan berdiskusi ringan, mencerminkan soliditas yang selama ini menjadi modal penting dalam menjalankan tugas masing-masing demi kepentingan masyarakat.
Kapolres berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar koordinasi antarlembaga semakin kuat.
"Menjaga keamanan bukan tugas satu institusi saja. Dibutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh unsur Forkopimda agar pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dapat berjalan maksimal," katanya.
Warga Pelaihari, Ahmadi, menilai kegiatan tersebut menjadi contoh bahwa komunikasi antarpimpinan daerah harus terus dijaga.
"Kalau para pimpinan kompak, masyarakat juga akan lebih tenang. Semoga koordinasi seperti ini berdampak pada penanganan persoalan masyarakat yang semakin cepat," ucapnya.
Sementara itu, warga Angsau, Silvana, mengapresiasi inisiatif Polres Tanah Laut yang menghadirkan forum kebersamaan lintas instansi.
"Jangan hanya bertemu saat ada masalah. Kegiatan seperti itu bagus karena membangun kekompakan sejak awal. Harapannya pelayanan publik semakin baik dan keamanan di Tanah Laut tetap terjaga," harapnya.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)