DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Laut  (Tala), Kalimantan Selatan, mulai berdampak langsung terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. 

Kondisi ini terutama dirasakan warga yang mengandalkan sumur gali, setelah sumber air mereka mengalami penyusutan bahkan mengering.

Merespons kondisi tersebut, Sekretariat DPRD Kabupaten Tanah Laut menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan.

Data dihimpun dari Sekretariat DPRD Tala, Minggu (4/10/2026), penyaluran bantuan dilaksanakan mulai 29 September hingga 6 Oktober 2026.

Sasarannya yakni warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Bantuan ini menjadi salah satu bentuk respons terhadap kondisi masyarakat di tengah kemarau ekstrem yang menyebabkan ketersediaan air semakin terbatas.

Di kawasan perkotaan Pelaihari dan sekitarnya, misalnya, sebagian warga yang selama ini mengandalkan sumur gali mulai kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga.

Persoalan tidak hanya dirasakan warga yang menggunakan sumur pribadi. Masyarakat yang menjadi pelanggan Perumda Air Minum (PDAM) Berkah Banua juga menghadapi distribusi air secara bergiliran seiring menyusutnya debit air baku.

Situasi tersebut membuat kebutuhan terhadap bantuan air bersih menjadi semakin penting, terutama bagi keluarga yang tidak memiliki sumber air alternatif.

Melalui penyaluran air bersih ini, Sekretariat DPRD Tala berharap bantuan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama kondisi kekeringan berlangsung.

Ketersediaan air bersih sendiri menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Selain untuk konsumsi, air diperlukan masyarakat untuk memasak, mandi, mencuci, serta kebutuhan rumah tangga lainnya.

Karena itu, penyaluran bantuan air bersih diharapkan dapat terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat terdampak.

Dengan adanya bantuan tersebut, warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dapat terbantu melewati periode kekeringan, sembari menunggu kondisi sumber air kembali membaik.

Kalangan warga mengapresiasi langkah responsivitas Sekretariat DPRD Tala tersebut. "Itu sangat bagus dan bisa menjadi inspirasi bagi SKPD lainnya agar turut peduli memakukan hal sama," ucap Yuliadi Noor, warga Pelaihari. 

(derapwaktu.com/roy)